Dalam upaya mendukung kebijakan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penyuluh pertanian dan tenaga teknis pertanian, dubutuhkan tenaga terdidik yang siap bekerja di lapangan.
Dengan telah berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang berimplikasi pada persaingan pasar kerja, maka Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa terpanggil untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing. Sebagai Institusi pendidikan di bawah Kementerian Pertanian, STPP mengemban tugas untuk menghasilkan tenaga ahli bidang penyhuluhan pertanian menjadi praktisi agribisnis.