SUKABUMI – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, kunjungi pusat kerajinan florikultura tanaman hias dan bunga potong di desa Suda Jaya Girang, kec. Sukabumi, kab. Sukabumi, Selasa (6/10).

Mentan berikan apresiasi yang tinggi ketika mendengarkan penjelasan dari Anas, ketua kelompok tani Alamanda ditempat tersebut yang mengatakan hasil kerajinannya di komoditas tanaman Suji (Dracaena Sanderiana), yang lebih familiar disebut dengan tanaman lucky bamboo ini telah menembus pasar internasional dengan ekspor ke berbagai negara Asia dan Timur Tengah.

“Kita harus mendorong dan harus mencetak pak Anas (petani flori) baru, tolong ini dibantu apa kebutuhannya (kelompok tani),” ungkap Mentan menginstruksikan kepada jajarannya yang turut serta dalam rombongan kunjungan kerja tersebut.

Mendukung hal tersebut Mentan sebutkan bahwa Kementerian Pertanian sudah menaikkan anggaran untuk kegiatan Hortikultura.

“Anggaran hortikultura sudah kami naikkan dari Rp 600 miliar menjadi Rp 1,3 triliun. Kenaikan anggaran tujuannya untuk memajukan hal macam ini”, jelas Mentan.

Dihadapan Mentan, ketua poktan menyebutkan ekspor kerajinan lucky bamboo ini dapat menghasilkan omzet sedikitnya USD 17 ribu hingga USD 20 ribu perbulannya.

There are no comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>