| Daya Anti Mikroba In Vitro Kolostrum Susu Kuda Sumbawa Terhadap Bacillus Anthracis Hasil Isolasi Dari Burung Onta |
|
|
|
| Oleh drh. Purwanta, M.Kes & TIM |
| Minggu, 18 Juli 2010 02:34 |
|
Metode Pemurnian isolat Bacillus anthracis Morfologi koloni pada Plat Agar Darah. Kuman Bacillus anthracis dalam bentuk freeze dry ditanam pada media agar darah dan diinkubasikan pada suhu 37oC selama 24 jam. Cara yang sama dilakukan juga pada spesimen darah yang diambil dari marmot hasil uji biologis. Uji biokimia. Kuman Bacillus anthracis diuji biokimia menggunakan media gulagula (glukosa, arabinosa, mannitol), urease, nitrat, sitrat dengan cara kuman ditanam pada media-media tersebut. Hasilnya diamati untuk mengetahui reaksi penguraiannya. Uji biologis. Kultur Bacillus anthracis yang ditanam pada media agar selama 24 jam diambil beberapa koloni kemudian dicampur dengan NaCl fisiologis sehingga terbentuk suspensi. Suspensi tersebut diambil 1 ml lalu disuntikkan secara subkutan menggunakan spuit ke hewan marmot. Gejala klinis diamati selama 16 – 48 jam, dan setelah hewan mati diambil sampel darahnya untuk isolasi dan identifikasi kembali B. anthracis. Perubahan patologi anatomi. Marmot yang mati akibat diinjeksi suspensi Bacillus anthracis dinekropsi didalan bio-hazard cabinet, hasil nekropsi diamati perubahan yang terjadi pada daerah penyuntikan suspensi Bacillus anthracis dan perubahan warna, ukuran, konsistensi dari organ dalam usus, jantung, terutama limpa dan hati. (Selengkapanya dapat didownload disini) Tambahkan Halaman Ini Pada Social Bookmarking Favorit Anda!. |



























