Civitas Akademika STPP Gowa Mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir & Bathin!.

Klinik Hewan Medika Satwa - STPP Gowa


Wilayah Bebas Dari Korupsi
Portal Ujian Online STPP Gowa

e-Registrasi - Portal Pendaftaran Online STPP Gowa

Forum Diskusi

Download Peraturan/UU/Kepmen/Permen DLL

STPP Gowa Group @ Facebook

Follow stppgowa on Twitter

Share on facebook

Alih Bahasa

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch French German Hindi Italian Japanese Spanish

Langganan Artikel

Masukkan email anda apabila ingin berlangganan artikel STPP Gowa - lalu klik 'Subscribe'

Syndicate

feed-image Feed Entries

DATABASE HASIL VALIDASI PELAMAR CPNS DEPTAN T.A 2009

DI INFORMASIKAN KEPADA SELURUH PELAMAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) DEPTAN T.A. 2009  HAL-HAL SEBAGAI BERIKUT : PELAMAR YANG TERDAPAT NAMANYA ...

Terima Kasih Pak Anton, Selamat Datang Pak Sus

JAKARTA - Hanya beberapa jam setelah pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana, Deptan menggelar acara serah terima jabatan Menteri Pertanian...

Suswono, Menteri Pertanian Periode 2009 - 2014

Kamis, 22 Oktober 2009, Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono melantik 36 menteri dan pejabat setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu...

Munas HIMAPPI Ke XIV Di STPP Malang

Musyawarah Nasional (MUNAS) Himpunan Mahasiswa Penyuluhan Pertanian Indonesia (HIMAPPI) ke XIV diselenggarakan di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian ...

Pemerintah Pastikan Stock Beras Aman

Jakarta - Pemerintah menjamin ketersediaan stokberas hingga musim panen berikutnya aman. Bahkan diperkirakan hingga Juni 2010 surplus beras mencapai 6...

Dialog Interaktif Menteri Pertanian Di Makassar Pada 13 April 2010

Menteri Pertanian, pada Selasa, 13 April 2010 berkunjung ke Makassar dalam rangka Dialog Interaktif bersama Bapak Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan,...

Perkembangan Pelaksanaan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS)

Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) adalah skim kredit yang digunakan untuk mendanai pengembangan usaha pembibitan sapi potong maupun sapi perch oleh...

Workshop Tafakkur, Hisab & Dzikir (THD) Untuk Mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi

Bertempat di Sahid Jaya Hotel Makassar, Workshop yang diadakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian berlangsung sukses. Kegiatan yang...

Penerima Supersemar Awards II 2010

Salah Satu Penerima SUPERSEMAR AWARDS II Tahun 2010 Berasal dari STPP Gowa. Anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan luar biasa mendapat Supersemar...

Review Sistem PVT Indonesia Pada Tahun Ke-10 Berlakunya UU No. 29 Tahun 2000

Implementasi Sistem PVT di Indonesia mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat Indonesia secara luas, terbukti semakin banyak Permohonan Hak PVT...

Kunjungan Menteri Pertanian dan Kehutanan Laos, H.E. Sitaheng Rasphone ke Indonesia , 22-25 Juni 2010

Jakarta – H.E Sitaheng Rasphone,  Menteri Pertanian dan Kehutanan Laos berkunjung ke Indonesia pada tanggal 22-25 Juni 2010. Kunjungan ini merupakan...

Wamentan: ISPO Merupakan Tonggak Kebangkitan Kelapa Sawit Indonesia Ke II

JAKARTA- Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa penerapan konsep Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan Tonggak...

  • Sosialisasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

    Rabu, 03 Juni 2009 00:00
  • Peresmian Pusat Informasi Agribisnis (PIA) Deptan untuk Mendorong Investasi di Bidang Pertanian

    Minggu, 18 Oktober 2009 04:21
  • Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-29, Yogyakarta , 12 Oktober 2009

    Rabu, 21 Oktober 2009 03:51
  • DATABASE HASIL VALIDASI PELAMAR CPNS DEPTAN T.A 2009

    Rabu, 21 Oktober 2009 03:57
  • Terima Kasih Pak Anton, Selamat Datang Pak Sus

    Sabtu, 24 Oktober 2009 08:06
  • Suswono, Menteri Pertanian Periode 2009 - 2014

    Sabtu, 24 Oktober 2009 08:12
  • Munas HIMAPPI Ke XIV Di STPP Malang

    Kamis, 05 November 2009 11:35
  • Pemerintah Pastikan Stock Beras Aman

    Selasa, 26 Januari 2010 02:46
  • Dialog Interaktif Menteri Pertanian Di Makassar Pada 13 April 2010

    Selasa, 13 April 2010 00:00
  • Perkembangan Pelaksanaan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS)

    Rabu, 14 April 2010 00:00
  • Workshop Tafakkur, Hisab & Dzikir (THD) Untuk Mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi

    Selasa, 25 Mei 2010 00:00
  • Penerima Supersemar Awards II 2010

    Senin, 21 Juni 2010 03:44
  • Review Sistem PVT Indonesia Pada Tahun Ke-10 Berlakunya UU No. 29 Tahun 2000

    Jumat, 16 Juli 2010 07:14
  • Kunjungan Menteri Pertanian dan Kehutanan Laos, H.E. Sitaheng Rasphone ke Indonesia , 22-25 Juni 2010

    Jumat, 16 Juli 2010 11:09
  • Wamentan: ISPO Merupakan Tonggak Kebangkitan Kelapa Sawit Indonesia Ke II

    Jumat, 16 Juli 2010 11:14

Potensi Sumber Daya dan Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Perah di Kabupaten Sinjai PDF Cetak E-mail
Oleh Ir. Nuraeni, M.Si & TIM   
Sabtu, 12 Desember 2009 03:06

Visi pembangunan peternakan adalah
pertanian berkebudayaan industri, dengan
landasan efesiensi, produktivitas, dan
berkelanjutan. Peternakan masa depan
dihadapkan pada perubahan mendasar
akibat perubahan ekonomi global,
perkembangan teknologi biologis,
berbagai kesepakatan internasional,
tuntutan produk, kemasan produk, dan
kelestarian lingkungan. Konkritnya,
peternakan Indonesia akan bersaing ketat
dengan peternakan negara lain bukan saja
merebut pasar internasional tapi juga
dalam merebut pasar dalam negeri
Indonesia. Untuk itu perlu mendorong
peternak agar tetap mampu bersaing baik
pada skala lokal, regional dan nasional
maupun internasional (Saragih, 2000).
Salah satu usaha budidaya peternakan
yang sekarang ini banyak dikembangkan
untuk memenuhi kebutuhan gizi adalah
sapi perah. Usaha ternak sapi perah di
Indonesia masih bersifat subsistem oleh
peternak kecil dan belum mencapai usaha
yang berorientasi ekonomi. Rendahnya
tingkat produktivitas ternak tersebut lebih
disebabkan oleh kurangnya modal, serta
pengetahuan/keterampilan peternak yang
mencakup aspek reproduksi, pemberian
pakan, pengelolaan hasil pascapanen,
penerapan sistem pencatatan, pemerahan,
sanitasi, dan pencegahan penyakit. Selain
itu pengetahuan peternak mengenai aspek
tataniaga harus ditingkatkan sehingga
keuntungan yang diperoleh sebanding
dengan pemeliharaannya.
Menurut Laporan Direktorat Jenderal
Peternakan, Indonesia masih mengimpor
susu 80 % setiap tahunnya. Produksi susu
nasional belum mampu memenuhi seluruh
kebutuhan konsumsi dan impor susu akan
terus meningkat, sehingga perlu
peningkatan populasi dan efesiensi
produksi susu serta diversifikasi ternak
perah. Berdasarkan hal tersebut di atas,
maka disamping usaha yang dilakukan
pemerintah maupun swasta, usaha
peternakan sapi, kerbau, dan kambing
perah mempunyai prospek untuk
dikembangkan pada masa sekarang dan
yang akan datang.
Ketidakseimbangan produksi dengan
permintaan konsumen dalam waktu yang
lama menyebabkan penurunan populasi
beberapa jenis ternak dan sentra
pengembangannya di Indonesia,
khususnya terhadap sapi perah. Keadaan
ini merupakan peluang dan tantangan
dalam rangka otonomi daerah untuk
mengupayakan pengembangan komoditi
peternakan dan sumberdaya alam (SDA)
yang berbasis lokal dan sumberdaya
manusia (SDM) serta sumberdaya buatan
yang tersedia.
Kabupaten Sinjai menyimpan potensi
peternakan yang sangat besar baik potensi
ternak, lahan, sumberdaya manusia dan
potensi agroklimat wilayah yang beragam
yang memungkinkan bagi pengembangan
berbagai jenis komoditi ternak, sehingga
sudah sepantasnya pembangunan di
bidang peternakan menjadi tumpuan
perekonomian masyarakat di Kabupaten
Sinjai.

Visi pembangunan peternakan adalah pertanian berkebudayaan industri, dengan landasan efesiensi, produktivitas, dan berkelanjutan. Peternakan masa depan dihadapkan pada perubahan mendasar akibat perubahan ekonomi global, perkembangan teknologi biologis, berbagai kesepakatan internasional, tuntutan produk, kemasan produk, dan kelestarian lingkungan. Konkritnya, peternakan Indonesia akan bersaing ketat dengan peternakan negara lain bukan saja merebut pasar internasional tapi juga dalam merebut pasar dalam negeri Indonesia. Untuk itu perlu mendorong peternak agar tetap mampu bersaing baik pada skala lokal, regional dan nasional maupun internasional (Saragih, 2000).

Salah satu usaha budidaya peternakan yang sekarang ini banyak dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan gizi adalah sapi perah. Usaha ternak sapi perah di Indonesia masih bersifat subsistem oleh peternak kecil dan belum mencapai usaha yang berorientasi ekonomi. Rendahnya tingkat produktivitas ternak tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya modal, serta pengetahuan/keterampilan peternak yang mencakup aspek reproduksi, pemberian pakan, pengelolaan hasil pascapanen, penerapan sistem pencatatan, pemerahan, sanitasi, dan pencegahan penyakit. Selain itu pengetahuan peternak mengenai aspek tataniaga harus ditingkatkan sehingga keuntungan yang diperoleh sebanding dengan pemeliharaannya.

Menurut Laporan Direktorat Jenderal Peternakan, Indonesia masih mengimpor susu 80 % setiap tahunnya. Produksi susu nasional belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan konsumsi dan impor susu akan terus meningkat, sehingga perlu peningkatan populasi dan efesiensi produksi susu serta diversifikasi ternak perah. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka disamping usaha yang dilakukan pemerintah maupun swasta, usaha peternakan sapi, kerbau, dan kambing perah mempunyai prospek untuk dikembangkan pada masa sekarang dan yang akan datang.

Ketidakseimbangan produksi dengan permintaan konsumen dalam waktu yang lama menyebabkan penurunan populasi beberapa jenis ternak dan sentra pengembangannya di Indonesia, khususnya terhadap sapi perah. Keadaan ini merupakan peluang dan tantangan dalam rangka otonomi daerah untuk mengupayakan pengembangan komoditi peternakan dan sumberdaya alam (SDA) yang berbasis lokal dan sumberdaya manusia (SDM) serta sumberdaya buatan yang tersedia.

Kabupaten Sinjai menyimpan potensi peternakan yang sangat besar baik potensi ternak, lahan, sumberdaya manusia dan potensi agroklimat wilayah yang beragam yang memungkinkan bagi pengembangan berbagai jenis komoditi ternak, sehingga sudah sepantasnya pembangunan di bidang peternakan menjadi tumpuan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sinjai.

Selengkapnya download disini.



Tambahkan Halaman Ini Pada Social Bookmarking Favorit Anda!.
 

Add comment


Security code
Refresh

Info

Mahasiswa
article thumbnailPenyelenggaraan Program Pendidikan Alih Jenjang Diploma IV di STPP Gowa

Selasa, 24 November 2009

Sehubungan dengan banyaknya Penyuluh Pertanian PNS dengan Pendidikan Akademik Diploma III yang...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis
Diklat
article thumbnailDaftar Nama Calon Peserta Diklat Dasar Penyuluh Pertanian Ahli Bulan Juni 2010

Senin, 10 Mei 2010

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Telepon Kantor STPP Gowa dinomor 0411 861127 dan...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis
Kegiatan
Last month September 2010 Next month
M T W T F S S
week 35 1 2 3 4 5
week 36 6 7 8 9 10 11 12
week 37 13 14 15 16 17 18 19
week 38 20 21 22 23 24 25 26
week 39 27 28 29 30

Pencarian

Email STPP Gowa

STPP Gowa Email
Untuk Membuat Email @stppgowa.ac.id, Silahkan Klik Disini!.
Untuk Memeriksa Inbox Email Anda, Silahkan Klik Disini!.
Terms & Agreement

Forum Diskusi Online

Check PageRank

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday975
mod_vvisit_counterYesterday1028
mod_vvisit_counterThis Week2003
mod_vvisit_counterLast Week3503
mod_vvisit_counterThis Month4958
mod_vvisit_counterLast Month11668
mod_vvisit_counterAll89324

Online (20 minutes ago): 25
Your IP: 38.107.191.113
,
Now is: 2010-09-07 21:14

Tamu STPP Gowa

Terdapat 74 Tamu online

 

Pengumuman

article thumbnailPemanggilan Mahasiswa Baru STPP Gowa TA. 2010/2011

Jumat, 16 Juli 2010

Selanjutnya disampaikan bahwa batas akhir registrasi ulang tanggal 13 September 2010, Pengenalan...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis

Teknologi Informasi

article thumbnailWiFi Hotspot STPP Gowa

Senin, 21 Juni 2010

Demi meningkatkan layanan koneksi internet di STPP Gowa, kami dari Laboratorium Komputer &...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis