Informasi Mahasiswa

Mahasiswa STPP Gowa Praktik Lapang di Peternakan Sapi

Mahasiswa Tingkat I Penyuluhan Peternakan STPP Gowa melakukan praktik lapang di Peternakan  CV D & Cow Joe Abadi yang terletak di Daerah Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Peternakan milik Johansa ini tergolong sukses dengan usaha penggemukan sapi lokal dan impor. 37 orang mahasiswa yang mengikuti praktik lapang ini  dipimpin oleh Ibu Dr. Mihrani, S.Pt, MP dan Bapak Andy, S.Pt, M.Si selaku dosen pengampu mata kuliah Nutrisi dan Makanan Ternak di STPP Gowa.

Menurut Dr. Mihrani, S.Pt, MP, tujuan mahasiswa dibawa berkunjung ke Peternakan adalah untuk melihat secara langsung keberhasilan para peternak dalam mengelola usaha mereka, mahasiswa harus mempunyai motivasi untuk bekal mereka setelah selesai menempuh studi di STPP Gowa. Kami berharap mereka dapat menjalankan usaha-usaha bidang pertanakan didaerah mereka masing-masing. Selain itu, mahasiswa juga secara langsung melihat bagaimana pengelolaan pakan di peternakan ini.

Mahasiswa ditunjukkan bagaimana proses menyusun ransum ternak dan agar mereka mampu memberikan pakan sesuai dengan kebutuhan ternak sapi per hari. Sumber bahan pakan yang dipraktekkan berasal dari limbah pertanian dan limbah industri pertanian serta bahan-bahan lokal yang ada dilokasi peternakan. Dalam membuat pakan, harus diusahkan agar kandungan zat makanan di dalamnya sesuai dengan zat-zat makanan yang dibutuhkan ternak untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok, untuk pertumbuhan, dan untuk produksi. Namun menurut Andy, S.Pt, M.Si dapat dikatakan bahwa sangat sulit untuk mendapatkan satu jenis bahan pakan yang kandungan zat-zatnya sesuai dengan kebutuhan ternak.

Oleh karena itu, diperlukan kombinasi beberapa jenis bahan pakan untuk disusun menjadi suatu ransum yang seimbang. Dengan melakukan kunjungan lapang seperti ini mahasiswa dapat melihat secara langsung seluruh prosesnya dan memberikan pemahaman bahwa penyusunan Ransum seimbang pada penggemukan sapi dapat menghemat waktu dan biaya dengan pendapatan yang optimal. Demikian juga dengan pengetahuan teknik menyusun ransum yang menggunakan limbah pertanian akan memberikan kemudahan bagi peternak untukmelakukan penggemukan dalam skala ekonomi atau dalam jumlah yang lebih banyak.

 

BEM STPP Gowa Gelar Bakti Sosial ke Panti Asuhan Nur

Dalam rangka mewarnai indahnya Ramadan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa mengadakan kunjungan bakti sosial ke Panti Asuhan Nur Faisal di Jalan Poros Kampus UIN kelurahan Romang Lompoa Kec SombaOpu, Kab Gowa, Selasa, 13 Juni 2017.

Kegiatan Baksos Ini bertemakan “INDAHNYA RAMADAN INDAHNYA BERBAGI”. Ketua Pelaksana Kegiatan Syaifullah mengatakan, adapun maksud dan tujuan kunjungan ini adalah untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara yang kurang mampu. Adapun bentuk sumbangan berupa Sembako, alat tulis dan perlengkapan Salat.

“Penghuni Panti begitu antusias menerima kami, mereka bergembira dan bahagia menerima bantuan dari kami. Insya Allah kegiatan ini akan kami agendakan setiap tahun dengan jumlah bantuan yang lebih besar dan lebih bermanfaat,” kata Syaifullah Kegiatan ini ditutup dengan berdoa bersama, foto bersama, dan saling berbagai tangis haru diantara kami. Semoga kegiatan ini bernilai Ibadah di sisi Allah SWT tambah Syaifullah.

Mahasiswa STPP Gowa Bagi Takjil di Sungguminasa

Mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa Program Studi Penyuluhan Peternakan II C melaksanakan bagi-bagi takjil di Jalan Sultan Hasanuddin Sungguminasa, Minggu 11 Juni 2017.  Menurut Agung Wirawan selaku Ketua Panitia, Kegiatan ini dilakukan berdasarkan atas kesepakatan bersama.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, semua orang berlomba-lomba melakukan kebaikan tidak terkecuali kami. Kami ingin berbagi dengan masyarakat yang ketika waktu berbuka masih berada dijalan dan dengan masyarakat kurang mampu yang disekitar kita” jelas Agung.

Takjil yang kami sediakan adalah hasil buatan sendiri dan sumber dananya dari donasi rekan-rekan dari Program Studi Penyuluhan Peternakan IIc. Kegiatan kami ini adalah kegiatan amal yang akan kami pertahankan ke tahun berikutnya, kami ingin setiap tahun dapat berbagi dengan masyarakat lainnya selain itu juga ini dapat menjadi media perkenalan Kampus STPP Gowa dengan masyarakat luas.

 

STPP Gowa Musnahkan Dokumen Ujian PMB

Panitia PMB Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Kabupaten Gowa telah memusnahkan seluruh dokumen ujian PMB TA 2017/2018, Kamis 8 Juni 2017. Ketua STPP Gowa, Dr Ir Syaifuddin MP, Ketua Panitia Seleksi Drs Idris M.Pd, Kabag Adum, Ir H Azis Hamzah MP, Polsek Bontomarannu, Rindam VII Hasanuddin dan dari Pusat Pendidikan Pertanian, Kementerian Pertanian Dra Nurwahidah MM. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan dokumen soal ujian.

Dokumen yang dimusnahkan berupa naskah soal/materi ujian yang terdiri dari tes Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Teknis Pertanian/Peternakan sejumlah 1127 eksamplar. 1107 untuk Peserta Tes, sisanya 20 eksamplar untuk cadangan apabila ada naskah soal yang rusak.

Dalam kesempatan ini Ketua Panitia Seleksi, Drs Idris M.Pd mengatakan, dasar pemusnahan dokumen ini dilakukan berdasarkan surat Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Drs Gunawan Yulianto MM,M.Si No : 4234/SM.120/I.3/06/2017 yang mewajibkan agar setelah ujian berlangsung naskah soal harap langsung dimusnahkan. Idris menambahkan tujuan pemusnahan dilakukan agar naskah soal tersebut tidak dikomersilkan dikemudian hari.

 

1.107 Calon Mahasiswa Baru Perebutkan 120 Kursi di STPP Gowa

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa melaksanakan Ujian Tertulis yang diikuti 1107 peserta, Kamis (8/6/2017). Ujian ini akan menyajikan empat mata ujian yang terdiri dari Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Teknis Pertanian/Peternakan. Ujian Tertulis ini dilaksanakan serentak di lima STPP seluruh Indonesia.

“Hari ini kita didampingi pengawas dari Pusat, setelah ujian semua soal akan dimusnahkan lalu hasil ujian akan langsung dibawa ke Jakarta oleh Pengawas Pusat,” kata Syaifuddin. Sementara itu Ketua Panitia Seleksi Drs Idris MPd yang mendampingi Ketua STPP Gowa menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar tertib memasuki ruang ujian.

“Ini pertama kali STPP Gowa menerima peserta ujian 1.107 orang yang pada nantinya akan memperebutkan 120 kuota kursi mahasiswa,” katanya memberikan keterangan. “Tertiblah memasuki ruangan dan jangan mempercayai apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan, silahkan lapor kekami,” tambahnya memberikan arahan.(*)