Mar
10
2010
Today
  • Advertisement
  • Advertisement
Wilayah Bebas Dari Korupsi
Portal Ujian Online STPP Gowa
e-Registrasi - Portal Pendaftaran Online STPP Gowa

STPP Gowa Group @ Facebook

Share on facebook

Alih Bahasa

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch French German Hindi Italian Japanese Spanish

Ingin berlangganan artikel www.stppgowa.ac.id?? silahkan masukkan alamat email anda, lalu klik "subscribe"


Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday26
mod_vvisit_counterYesterday189
mod_vvisit_counterThis Week447
mod_vvisit_counterLast Week1333
mod_vvisit_counterThis Month1780
mod_vvisit_counterLast Month4782
mod_vvisit_counterAll22462

Online (20 minutes ago): 4
Your IP: 38.107.191.103
,
Now is: 2010-03-10 02:54

ProQuest - Pustaka Deptan

Science Direct - Pustaka Deptan

TEEAL - Pustaka Deptan

Syndicate

feed-image Feed Entries

Berita TerbaruDaftar Nama Calon Peserta Diklat Dasar Terampil Bulan Maret Tahun 2010

Wednesday, 17 February 2010 | Panitia Diklat

Sehubungan dengan diselenggarakannya Diklat Dasar Terampil 4 (empat) Angkatan yang akan dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa, maka kami akan mengumumkan Nama-nama Calon...
+ Selengkapnya

Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) PDF Print E-mail
Written by drh. Purwanta   
Tuesday, 22 December 2009 03:34

Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) adalah suatu sistem deteksi   molekuler  yang  berbasis  PCR, salah satu teknik molekuler untuk mendeteksi keragaman DNA didasarkan pada penggandaan DNA .  RAPD juga merupakan penanda DNA yang memanfaatkan primer acak oligonukleotida pendek (dekamer) untuk mengamplifikasi DNA genom organisme.

Berdasarkan pasangan primer yang digunakan dalam teknik PCR, maka ada dua macam teknik PCR yaitu (i) metode yang menggunakan sepasang primer (primer yang ditempatkan di awal dan di akhir unit transkripsi) dimana primer-primer tersebut sangat spesifik urutannya untuk menyambungkan dirinya dengan segmen DNA; dan (ii) metode yang menggunakan primer tunggal (primer yang ditempatkan di awal unit transkripsi atau di akhir unit transkripsi). 

Metode PCR dengan primer tunggal, meliputi : AP-PCR (Arbitrary Primed PCR), RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA dan DAF (DNA Amplification Fingerprinting) maupun Amplifikasi dari DNA/VNTRs dan Retroposon.  Persamaan dari ketiga teknik ini adalah adanya urutan acak dari primer, baik yang bekerja ke arah kanan maupun ke arah kiri dari sejumlah lokus.  Perbedaan dari ketiga teknik tersebut terdapat pada panjang-pendeknya primer, dimana untuk AP-PCR sekitar 20 basa nukleotida , RAPD sekitar 10 basa nukleotida  dan DAF sekitar 6-8 nukleotida .  Dilaporkan bahwa hasil visualisasi dari AP-PCR dan RAPD relatif sama, sehingga orang lebih menyukai RAPD karena dengan ukuran primer yang lebih sedikit (~10 basa nukleotida) memberikan hasil yang tidak berbeda dengan AP-PCR yang memiliki ukuran primer lebih besar (~20 basa nukleotida). 

Metode PCR dengan menggunakan sepasang primer, yang meliputi : STSs (Sequence-Tagged Sites) dan (SCARs) Sequence Characterized Amplified Regions, DALP (Direct Amplification of Length Polymorphism), SSRs (Simple Sequence Repeats), IFLP (Intron Fragment Length Polymorphism), ESTs (Expressed Sequence Tags), RAMP (Random Amplified Microsatellite  Polymorphism) dan REMAP (Retroposon-Microsatellite Amplified Polymorphism), AFLP (Amplified Fragment Length Polymorphism) dan modifikasinya, SSCP (Single Strand Conformation Polymorphism).

Prinsip teknik RAPD didasarkan pada kemampuan primer menempel pada cetakan DNA. Primer yang didesain berupa primer tunggal pendek agar dapat menempel secara acak pada DNA genom organisme. Dengan demikian akan terdapat banyak pola fragmen DNA. Perbedaan ini dapat dilihat dengan adanya pola pita pada gel agarosa setelah diwarnai dengan pewarnaan DNA seperti etidium bromide. Disamping ditentukan oleh ada tidaknya situs penempelan primer, keberhasilan teknik ini ditentukan juga oleh kemurnian dan keutuhan DNA cetakan. DNA cetakan yang tidak murni akan mengganggu penempelan primer pada situsnya dan akan menghambat aktifitas enzim polymerase DNA. Enzim ini berfungsi untuk melakukan polimerisasi DNA. Sedangkan DNA cetakan yang banyak mengalami fragmentasi dapat menghilangkan situs penempelan primer.

RAPD - Endogram

Data pita DNA hasil RAPD umumnya dianalisis dengan mengubah menjadi data biner satu dan nol berdasarkan ada atau tidak adanya pita. Primer acak yang digunakan jumlahnya dapat banyak dan tidak terbatas sehingga data biner yang terbentuk berupa matriks biner peubah ganda.
Keunggulan teknik RAPD terletak pada beberapa kemudahan sebagai berikut:

1.  Pengetahuan latar belakang genom organisme tidak diperlukan
2.  Hasil RAPD dapat diperoleh secara cepat terutama jika dibandingkan dengan analisis RFLP yang memerlukan banyak tahapan.
3. Beberapa jenis primer arbitrary dapat dibeli dan digunakan untuk analisis genom semua organisme.

Kelemahan RAPD sebagai berikut: (Silahkan klik disini untuk mendownload artikel)

 
«StartPrev12345678NextEnd»

Page 1 of 8

Pencarian

Email STPP Gowa


Dapatkan Email Gratis @stppgowa.ac.id | "Sign Up" untuk "Daftar" atau "Check Email".

Info Penyuluhan Pertanian

article thumbnailPENINGKATAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) DENGAN PEMBERIAN JERAMI PADI DAN PUPUK KANDANG

Tuesday, 26 January 2010

Kacang tanah merupakan salah satu sumber protein nabati yang cukup penting di Indonesia, luas pertanamannya menempati urutan 4 setelah padi, jagung dan kedelai. Kebutuhan kac. tanah dalam Jurnal...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis

Info Penyuluhan Peternakan

article thumbnailRandom Amplified Polymorphic DNA (RAPD)

Tuesday, 22 December 2009

Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) adalah suatu sistem deteksi   molekuler  yang  berbasis  PCR, salah satu teknik molekuler untuk mendeteksi keragaman DNA didasarkan pada penggandaan DNA...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis

Pengabdian Masyarakat

article thumbnailSTPP Gowa Bersama Masyarakat Setempat Mendirikan Tempat Penitipan Anak

Thursday, 10 December 2009

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa bersama Masyarakat sekitar kampus dan dibantu oleh Ibu-ibu Dharma Wanita mendirikan Tempat Penitipan Anak di Kampus STPP Gowa. Hal ini merupakan salah...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis

Tamu STPP Gowa

We have 13 guests online
 

e-Registrasi Info

Pengumuman

article thumbnailPenyelenggaraan Program Pendidikan Alih Jenjang Diploma IV di STPP Gowa

Tuesday, 24 November 2009

Sehubungan dengan banyaknya Penyuluh Pertanian PNS dengan Pendidikan Akademik Diploma III yang tidak dapat diangkat menjadi Penyuluh Ahli, maka pada Tahun Anggaran 2010 Sekolah Tinggi Penyuluhan...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis

Teknologi

article thumbnailTips dan Trik Keamanan Windows 7

Tuesday, 19 January 2010

Sebagai pengguna Windows 7 yang notabene masih belum lama, penting juga untuk men-share tulisan-tulisan seperti ini sebab, masih banyak juga teman-teman yang sudah menggunakan Windows 7 namun belum...
+ Selengkapnya

Artikel Sejenis